Tetap Menyelinap Dibawah Hujan
Berdasarkan informasi dari BMG, musim hujan dengan rata-rata curah hujan perhari tinggi akan terus terjadi sampai pertengahan bulan Maret. Ini berarti hampir seluruh kegiatan kita akan selalu di iringi bunyi hujan diatas genting atau ditemani air mengalir sampai jauh dengan setia. Kadang tak jadi soal, kadang jadi bencana bahkan bisa jadi bahan obrolan di warung kopi bila lelah dengan topik pilitik dan korupsi di negeri ini.
Kerabat dekat musim hujan adalah udara dingin dengan berbagai dampak dan akibatnya. Paling terlihat adalah suhu tubuh yang ikut turun sehingga tubuh harus membakar lebih banyak kalori ketika berkegiatan. Itu menyebabkan pada saat musim hujan, bagi sebagian orang merasa lebih sering lapar dari sebelumnya. Bila penambahan kalori tidak dipenuhi, mengakibatkan rasa malas ataupun kantuk yang sangat. Ini pendapat pribadi, mungin berbeda dengan penjelasan yang memiliki sandaran ilmu pengetahuan yang telah pasti dan di amini orang banyak. Berikutnya influenza jadi menu sakit utama disusul masuk angin dan kepala sering pusing. soal penyebabnya silahkan gugling sendiri.
Bila merasa terganggu dengan musim hujan, hawa dingin, hujan dan akibatnya seperti jalan becek atau genting bocor, bisa mengikuti beberapa tips tetap menyelinap dibawah hujan berikut ini
Berpakaian dengan bahan katun akan membantu menghangatkan badan karena bahan ini memiliki suhu yang stabil dan terasa lebih tebal dari bahan umum lainnya. Ditambah dengan selalu bercelana panjang akan menambah suhu tubuh untuk mencapai derajat ideal dalam berkegiatan. Khusus diruangan yang memiliki banyak pintu dan jendela atau semi terbuka, penggunaan jaket dan sweater membantu menahan hembusan udara dingin. .
Menutup tiga titik didih tubuh yaitu ujung jari tangan hingga pergelangan tangan, ujung jari kaki hingga pergelangan kaki dan daun telinga. Hal ini sangat dianjurkan untuk mengontrol suhu tubuh tidak terlalu jauh dibawah suhu normal terutama ketika berada di luar ruangan. Bila ingin lebih nyaman dapat menghangatkan bagian siku dan lutut.
Minum air dan makan buah dapat membantu tubuh mengontrol suhu tubuh. Efek sampingnya mebuat kita jadi lebih sering buang air kecil. Tapi itu lebih baik daripada kita merasa udara sudah dingan sehingga tidak perlu sering minum akan membuat tubuh kekurangan penyeimbang dalam mengontrol tubuh yang diserang udara dingin.
Selalu mencuci kaki dan tangan setelah berada di luar ruangan untuk mengindari masuknya virus yang terbawa hembusan angin kencang dan bakteri yang terkandung di air hujan. Terutama bagi orang yang sering bersepeda motor, banyak bakteri dari jalanan yang terpercik ke pakaian, tangan atau kaki akibat genangan.
Tetap menjaga sirkulasi udara dalam ruangan dengan membuka jendela pintu atau angin angin. hindari penggunaan pemanas ruangan atau malah pendingin ruangan, Meskipun udara dalam ruanga terasa dingin, jangan menghmbat aliran udara karena dengan tetap terjaganya sirkulasi udara, proses pembakaran dalam tubuh akan terjaga. Ada baiknya kembali ke Point Pertama diatas bila suhu saat itu sangat extreme. Mungkin ketika menutup jendela dan pintu rapat-rapat akan memberikan sensasi hangat karena tidak ada hembusan angin, namun solusi itu bersifat temporer. Bila kita berpindah ruangan atau keluar akan mendapati suhu yang mendadak berubah, akan menyulitkan tubuh beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
Untuk tips dan trik yang lain sebenarnya tersebar di Internet, silahkan dicari dan di implementasikan. Sekedar informasi, air hujan yang langsung dari dari langit bersifat murni bahkan boleh dibuat berwudhu. jadi tidak benar jika air hujan yang jatuh dari langit penyebab penyakit dimusim hujan. Yang mungkin terjadi, karena suhu tubuh kita turun akibat terkena air dan hembusan angin, proses metabolisme terganggu dan memudahkan bibit penyakit yang sudah ada sebelumnya atau baru masuk menjadi cepat berkembang. Caranya dengan menjaga suhu tubuh tetap normal.
Tidak ada masalah untuk tetap menyelinap dibawah hujan selama jasmani dan rohani tetap hangat…